October 27, 2020
Negara Dunia Yang Mulai Pulih

Berhasil Tangani Corona, Yuk Simak Negara Dunia Yang Mulai Pulih

Lebih dari tujuh bulan, dunia dikejutkan dengan adanya virus corona yang melumpuhkan hampir seluruh dunia. Mulai merebak dengan parah sejak awal tahun lalu, hingga medio akhir tahun ini masih banyak wilayah dunia yang masih berkutat untuk menuntaskan penyebaran virus corona. Meski begitu, beberapa negara di dunia sudah mencapai 0 kasus perharinya, dan mulai berangsur-angsur pulih dan kembali hidup dengan adaptasi kesehatan yang baru pasca pandemi.

Kawasan Dunia Yang Mulai Pulih Pasca Covid

1. Jepang

Jepang mengumumkan keadaan darurat karena covid pada 7 April silam, di seluruh wilayah bangsanya. Perdana Menteri Jepang memutuskan untuk melarang seluruh warganya yang hendak keluar rumah sama dengan kawasan dunia lainnya. Namun, uniknya negeri sakura ini tidak memberikan ancaman hukuman bagi warganya yang melanggar seperti yang diterapkan oleh berbagai belahan dunia lainnya. Meski begitu, cara yang dilakukan Jepang terbilang cukup sukses.

Setelah sebulan berada dalam aturan dilarang keluar rumah, Jepang mencabut pernyataan darurat untuk 42 wilayah. Banyak dipertanyakan para pakar karena dianggap takkan mampu selesaikan pandemi, menurut perdana menteri Jepang, ia melakukan pendekatan unik yang khusus bagi para warganya. Strategi ini disebut sebagai “lockdown ringan” yang berhasil menekan angka penyebaran virus. Jepang mencatat ada 840 kematian selama pandemi berlangsung.

Setelah berhasil mencatat 0 kasus pada setiap harinya, saat ini Jepang mulai mempersiapkan diri untuk menghadapi era new normal. Untuk itu, warga tetap dianjurkan untuk menghindari ruangan yang tertutup, tempat kerumunan, memakai masker dan juga kontak langsung dengan orang lain. Karena, hal-hal tersebut dapat menurunkan tingkat kewaspadaan terhadap virus corona.

2. Selandia Baru

Negara di kawasan Eropa ini terakhir kali mendeteksi warganya terserang virus ini pada tanggal 1 Mei, dimana itu merupakan beberapa hari setelah kawasan ini melonggarkan pembatasan ketat yang diterapkannya. Selandia Baru tetap menerapkan protokol kesehatan untuk mencegah kekhawatiran munculnya gelombang baru setelah berhasil mencatat selama tiga bulan lebih atau 100 hari tanpa adanya kasus virus Corona yang melanda.

Untuk tetap menekan penyebaran virus ini, Perdana Menteri Selandia Baru memberlakukan aturan untuk melakukan deteksi dini atau tes massal gratis bagi para warganya. Kemudian, melakukan isolasi kasus dan karantina mandiri. Untuk lebih memaksimalkannya, Selandia Baru menyediakan berbagai fasilitas kebersihan di ruang publik dan lingkungan sekitar untuk melakukan kampanye kebersihan massal. Serta menutup ruangan publik yang berpotensi menularkan virus ini.

3. Fiji

Fiji menjadi kawasan yang mengumumkan korban meninggal akibat Covid pada 31 Juli, dimana kawasan lainya sudah banyak mencatat kasus. Kasus pertamanya ini, diindikasi terserang covid sepulang dari kawasan India setelah melakukan operasi. Setelah kasus ini, Fiji mencatat delapan belas kasus lainnya dalam jangka waktu empat minggu dan dinyatakan pulih sepenuhnya. Dengan kata lain, selama sebulan Fiji hanya mencatat 19 kasus corona yang ada di kawasannya.

Meski dipandang sebagai salah satu kawasan yang rentan dengan corona bersama kawasan yang ada di Kepulauan Pasifik lainnya, nyatanya Fiji menjadi salah satu kawasan yang dapat menekan angka penyebaran virus ini dengan cepat. Hal ini dapat terjadi karena tanggapnya Fiji dalam membuat keputusan untuk menutup wilayah perbatasannya, menutup jalur perdagangan, menutup kawasan pariwisata untuk melindungi warga bangsanya dari sebaran virus corona.

Saat ini, penyebaran virus corona memang bisa dikatakan mulai menurun. Namun, tidak bisa dikatakan bahwa virus ini sudah benar-benar hilang karena pada beberapa kawasan masih banyak kasus yang tercatat setiap harinya. Untuk itu, sebagai warga masyarakat yang harus ikut berpartisipasi menekan penyebaran virus, ada baiknya untuk terus mengikuti protokol kesehatan yang dianjurkan, serta menjaga kesehatan pribadi masing-masing untuk menjaga kesehatan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *