October 30, 2020
Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk membuat CV

Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk membuat CV?

CV merupakan suatu badan usaha persekutuan yang dibentuk dari dua orang atau lebih yang mempercayakan uang dan barang terhadap orang yang menjalankan perusahaan. Dalam menjalankan CV, ada yang akan bertindak sebagai pemimpin dan ada juga berperan sebagai wakil pemimpin serta peran lainnya dalam pengolahan aset perusahaan untuk memperoleh keuntungan.

CV merupakan singakat dari Comanditer Vennotschap atau bisa disebut juga dengan persekutuan komanditer. Dalam proses pendirian cv yang berbadan hukum resmi, diperlukan beberapa dokumen pendukung yang harus diserahkan dalam proses pendirian usaha yang bersangkutan. Berikut beberapa dokumen yang harus anda persiapkan.

• Akta untuk pendirian CV

Dalam mendirikan sebuah CV, diperlukan adanya akta yang membuktikan bahwa CV tersebut merupakan perusahaan milik anda yang legal dan memiliki badan hukum. Untuk bisa membuat akta pendirian CV, anda bisa mendatangi notaris pembuatan akta yang akan membantu dalam proses pembuatan sekaligus menandatangi bahwa akta tersebut sah secara hukum.

Saat ini notaris resmi pembuatn akta ada banyak, sehingga anda tidak perlu merasa khawatir tidak akan bisa menemukannya. Dalam membuat akta proses pendirian CV yang harus ditanda tangani oleh notaris, diperlukan beberapa dokumen pendukung. Dokumen pendukung tersebut antara lain, fotokopi KTP direktur dan wakil direktur dari CV yang akan didirikan.

Dokumen apa saja yang dibutuhkan untuk membuat CV

Selain itu juga, Fotokopi NPWP atau nomor pokok wajib pajak milik direktur dan wakil direktur CV yang akan didirikan. Nama CV juga harus diserhan untuk proses pembuatan akta dan penjelasan mengenai bidang usaha yang dikelola juga harus diikutsertakan agar akta CV semakin transparan. Untuk data pelengkap lainnya bisa mnyertakan foto berukuran 3×4 dengan latar belakang merah dari direktur utama dan selaku penanggung jawab utama CV.

• Surat Keterangan Domisili Perusahaan

Surat keterangan domisili perusahaan merupakan surat yang menyatakan lokasi atau tempat pendirian usaha dilakukan. Surat tersebut sangat berguna sebagai bukti bahwa usaha yang berada di tempat tertentu adalah resmi milik anda. Untuk bisa mendapatkan surat domisili perusahaan, anda bisa mengajukannya ke kelurahan setempat.

Namun untuk bisa mengajukan ke kelurahan setempat, diperlukan beberapa dokumen pendukung dalam pembuatan surat domisili perusahaan yang bersangkutan. berikut beberapa dokumen pendukung yang anda perlukan dalam pengajuan surat keterangan domisili perusahaan pada kelurahan setempat. Anda terlebih dahulu harus melakukan pengisian formulir pengajuan SKDP atau surat keterangan domisili perusahaan.

Setelahnya, penyerahan beberapa dokumen seperti legalitas perusahaan yang dibuktikan dengan akta pendirian CV dan juga SK dari Menkumham. Fotokopi penyewaan tempat usaha atau bukti kepemilikan tempat usaha anda. Apabila tempat usaha tersebut didirkan pada gedung perkantoran atau pertokoan, harus melampirkan bukti surat keterangan pemilik gedung.

Selain itu juga, fotokopi PBB (Pajak Bumi dan Bangunan) yang terakhir dibayarkan serta fotokopi IMB (Ijin Mendirikan Bangunan). Dokumen pendukung terakhir adalah melampirkan foto gedung atau tempat usaha dari tampak luar dan dalam.

• NPWP atau Nomor Pokok Wajib Pajak

Dalam mendirikan usaha, diperlukan pembayaran pajak usaha secara rutin agar menjaga usaha tersebut tetap memiliki badan hukum yang resmi. Untuk bisa memiliki surat nomor pokok wajib pajak dan terdaftar sebagai pelaku pembayar paja, anda bisa mengajukan surat yang bersangkutan ke kantor pelayanan pajak setempat dengan menyerahkan beberapa dokumen pendukung dalam pembuatan surat.

• SIUP atau Surat Izin Usaha Perdagangan

Surat izin usaha perdagangan bisa anda ajukan ke Dinas Perdagangan Kota atau Kabupaten untuk golongan usaha menengah dan kecil. Sedangkan untuk surat izin bagi usaha yang besar, dapat diajukan ke Dinas Perdagangan Propinsi dengan melampirkan dokumen pedukung.

• TDP atau Tanda Daftar Perusahaan

Untuk mendaftarkan tempat usaha milik anda agar terdaftar secara resmi sebagai tempat usaha yang tengah berkembang di daerah domisili usaha, anda perlu mendaftarkannya ke Dinas Perdagangan yang berada di Kota atau Kabupaten domisili perusahaan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *