July 25, 2021
Aplikasi Perbankan Digital BRI DevOps

Mengenal Peran DevOps Pada Aplikasi Perbankan Digital BRI

BRI kiranya merupakan bank yang penuh akan inovasi-inovasi positif. Menariknya inovasi yang mereka kembangkan bukan hanya seputar bisnis perbankan yang mereka geluti saja, tetapi jauh lebih luas daripada itu. Salah satunya adalah dengan adanya BRI teknologi blog yang merupakan kanal dimana BRI memberikan segala macam informasi terkait dirinya kepada nasabah maupun masyarakat secara luas.

Berkat konsepnya yang sebagaimana blog pada umumnya, kanal tersebut menjadi begitu tampak user friendly dan easy to use bagi siapa saja yang mengunjunginya. Beragam informasi menarik juga ada di sana mulai dari yang ringan-ringan hingga yang cukup berat sekalipun. Salah satu contohnya misalnya pembahasan tentang apa itu DevOps serta bagaimana perannya terutama dalam aplikasi perbankan digital yang BRI jalankan.

Di kanal tersebut dijelaskan bahwa DevOps sebetulnya merupakan sebuah habit yang menekankan kolaborasi antara dua departemen besar di BRI yaitu departemen pengembangan alias development dan departemen operasional. Itulah sebabnya kini habit kolaborasi kedua departemen tadi populer disebut dengan sebutan DevOps.

Aplikasi Perbankan Digital BRI DevOps ini

Habit DevOps sendiri pada perkembangannya membantu BRI dalam meningkatkan kecepatan proses pembuatan, test, sampai release dari suatu aplikasi perbankan digital dari BRI. Maka tampak jelas bahwa DevOps ini memiliki peran yang begitu krusial utamanya dengan dipercepatnya industri perbankan 4.0 seperti yang sekarang ini terjadi.

Menariknya, sebelum mulai diterapkannya habit DevOps, tugas dari tim pengembang alias developer dan juga tim operation di BRI tidaklah berkaitan antara satu dengan lainnya. Tim pengembang alias developer hanya mengembangkan suatu aplikasi sesuai dengan arahan yang diberikan oleh tim bisnis. Setelah itu mereka lanjutkan dengan melakukan pengetesan terhadap aplikasi baru dibuat itu untuk kemudian memberikannya aplikasi tadi kepada ke tim operation.

Setelah diberikannya aplikasi kepada tim operation, tim pengembang alias developer tidak lagi memberikan campur tangan mereka pada tahap-tahap berikutnya. Pasalnya tahap berikutnya yang berupa monitoring aplikasi, response time, dan lain sebagainya sepenuhnya hanya dilakukan oleh tim operation. Tim operation juga yang kemudian akan bertanggung jawab terhadap jalannya aplikasi dan tentu saja melakukan maintenance terhadap aplikasi setelah proses produksi selesai.

Aplikasi Perbankan Digital BRI DevOps

Tetapi kini disadari bahwa pemisahan antara pengembang atau developer dengan operation tidak dapat lagi dilakukan. Maka sejak tahun 2018 BRI mulai menerapkan habit DevOps, sehingga sejak saat itu pula mulai mempekerjakan teknisi DevOps. Teknisi DevOps di BRI akan mengambil peran dari mulai awal proses developing alias pengembangan aplikasi sampai dengan aplikasi yang dimaksud release. Lebih jelasnya, mulai dari persiapan server, pembuatan aplikasi, sampai pula pada melakukan deployment.

Dengan adanya DevOps, semua pekerjaan yang disebutkan tadi dapat dilakukan secara otomatis sehingga dapat diselesaikan dalam waktu hanya 3 menit saja. Padahal sebelumnya, tahapan-tahapan tersebut tadi dilakukan secara manual sehingga dapat memakan waktu sampai berjam-jam lamanya.

Melihat apa yang dijelaskan dalam BRI teknologi blog tentang DevOps di atas selain dapat disimpulkan bahwa habit DevOps benar-benar memiliki peran krusial, tetapi juga dapat ditarik kesimpulan bahwa perlu teknisi DevOps yang tepat agar habit tersebut dapat berjalan sebagaimana mestinya. Karena melihat peran krusialnya tadi, apabila ditempatkan teknisis DevOps yang tidak tepat maka tentu resikonya akan amat sangat besar. Apalagi mengingat industri yang dijalankan BRI adalah industri perbankan yang jelas-jelas menyangkut harkat hidup orang banyak, terutama para nasabah setia BRI.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *