November 28, 2020
Pengertian Bullish Dan Bearish bbc

Pengertian Bullish Dan Bearish Untuk Trader Pemula

Bagi para trader profesional atau minimal mereka yang telah lama berkecimpung dalam dunia trading, istilah bullish dan bearish jelas bukan istilah yang asing. Begitupun dengan pengertian bullish dan bearish yang pastinya juga telah benar-benar dipahami. Pasalnya kedua istilah tersebut merupakan istilah dasar yang sudah harus dimengerti di luar kepala bagi siapa saja yang hendak terjun ke dalam dunia trading alias perdagangan digital. Itulah sebabnya hal pertama yang harus dipahami para pemula yang ingin mempelajari trading adalah memahami pengertian dari bullish maupun bearish.

Tetapi sebelum lebih jauh beranjak memahami arti bullish dan bearish, terlebih dahulu harus tahu juga tentang candle harga. Candle harga sendiri merupakan simbol yang digunakan sebagai penunjuk harga beserta dengan besar transaksinya. Maksudnya semakin banyak transaksi terkait produk trading yang dimaksud maka semakin panjang candle harga yang terbentuk. Untuk mengetahui harga sedang bergerak naik ataupun turun cukup mudah, yakni hanya dengan melihat titik awal candle terbentuk, apabila bergerak ke atas maka artinya harga sedang naik, tetapi bila sebaliknya maka artinya harga turun. Kadangkala bisa pula diberi pewarnaan pada candle harga untuk memudahkan pembacaan, misalnya candle yang sedang menunjukkan harga naik akan berwarna hijau sedangkan candle yang sedang menunjukkan harga turun akan berwarna merah.

Pengertian Bullish Dan Bearish

Sebetulnya simbol yang dapat digunakan bukan hanya candle, melainkan ada pula garis. Tetapi kebanyakan trader lebih memilih candle sebagai simbol karena berbagai alasan. Salah satu alasan terbesar adalah beragam strategi trading terutama strategi trading teknikal, hanya bisa diterapkan ketika menggunakan candle harga sebagai simbol.

Apabila sudah memahami pembacaan candle harga, maka barulah bisa beranjak pada memahami pengertian bullish dan bearish. Secara sederhana, bullish adalah kondisi dimana candle-candle harga sedang menunjukkan harga naik. Tetapi lebih dari itu, candle-candle yang dimaksud tidak hanya satu candle saja tetapi terdiri dari beberapa candle sekaligus. Setidaknya dibutuhkan 3 deretan candle naik untuk dapat dikatakan tren harga pasar sedang bullish, lebih dari itu tentu justru lebih bagus. Tetapi bukan berarti ketika ada satu atau dua saja candle harga turun dengan ukuran kecil terselip diantara candle-candle yang mayoritas harga naik tidak bisa dikatakan bullish, karena kondisi tersebut sejatinya tetap merupakan tren harga bullish. Sebaliknya, bearish adalah kondisi dimana candle-candle harga sedang menunjukkan harga turun, yang juga terdiri dari beberapa candle turun lebih mendominasi. Dominasi candle turun inilah yang membuatnya layak disebut sebagai tren harga bearish.

Pengertian Bullish Dan Bearish adalah

Dari pengertian di atas, dapat ditarik kesimpulan bahwa bullish adalah kondisi saat tren harga bergerak naik, sedangkan bearish adalah kondisi saat tren harga bergerak turun. Kata kuncinya ada pada kata “tren”, sehingga itulah mengapa ketika ada satu atau dua candle yang berbalik arah terselip diantara candle-candle dengan satu arah dominan tidaklah membatalkan keadaan tren.

Nantinya setelah lancar memahami kondisi harga saat tren bullish dan juga saat tren bearish, akan ditemui pula tren sideway. Tren ini merupakan tren harga yang tidak menunjukkan kecenderungan bullish maupun bearish sehingga disebut sideway. Bagi banyak trader, tren tersebut cukup menjengkelkan karena strategi analisis teknikal mereka lebih dipengaruhi oleh tren bearish maupun bullish. Pun halnya ketika strategi teknikal yang digunakan menggunakan bantuan indikator, tetap saja kondisi bullish maupun bearish lebih diharapkan karena cenderung lebih mudah dibaca pergerakan harga selanjutnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *