August 6, 2020
ganti warna motor

Pingin Ganti Warna Motor Di STNK? Yuk Intip Prosedur dan Biayanya Disini

Modifikasi motor menjadi salah satu hobi yang ditekuni oleh pada penggemar, apalagi untuk mereka yang kerap kali bosan dengan tampilan motor yang itu itu saja. Salah satu modifikasi motor yang paling banyak dilakukan adalah merubah warna sepeda motor menjadi warna yang berbeda dari produk aslinya. Nah biar nggak ditilang oleh kepolisian, maka jangan lupa ganti warna motor di STNK. Lantas bagaimana prosedur dan biaya ganti status tersebut? yuk cek disini.

Prosedur Mengganti Status Warna Motor Di STNK

Jika warna pada motor diganti, maka pemilik motor juga perlu untuk mengurus pergantian status warna kendaraan bermotor di STNK (Surat Tanda Nomor Kendaraan). Jika tidak, motor kamu akan ditilang oleh polisi lalu lintas karena telah melanggar peraturan Undang Undang nomor 22 tahun 2009 yang berisikan tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan. Tepatnya di pasal 64 (1) juncto Pasal 64 ayat 1,2 huruf b.

Dimana dalam pasal tersebut berbunyi bahwa “Registrasi perubahan identitas kendaraan bermotor dan pemilik yang pada pokok identitas fisik kendaraan bermotor harus sesuai dengan surat kepemilikan kendaraan”. Dan siapa yang melanggar pasal tersebut akan dikenakan denda maksimal sebesar Rp. 250 ribu dan kurungan selama satu bulan. Daripada melanggar peraturan, bukankah lebih baik mengganti status di STNK. Apalagi jika prosedurnya terbilang cukup simple.

Dimana pemilik kendaraan hanya tinggal membawa persyaratan berupa BPKB asli, STNK asli, KTP pemilik kendaraan bermotor, surat cek fisik kendaraan, serta surat keterangan bengkel yang melakukan perubahan warna pada bodi motor. Sehingga sebelum datang ke kantor SAMSAT, ada baiknya untuk meminta surat keterangan resmi dari bengkel tempat motor di cat. Namun pastikan juga jika bengkel tempat cat motor memiliki surat izin resmi.

Surat izin resmi dari bengkel juga dibutuhkan sebagai tambahan dokumen. Selain itu, jangan lupa untuk menyertakan salinan SIUP dan juga NPWP dari bengkel tempat mengganti cat motor. Setelah itu, bisa langsung datang ke kantor SAMSAT dengan membawa kelengkapan surat. Kemudian jangan lupa menuju ke bagian tes fisik kendaraan dengan membawa motor yang sudah diubah warnanya. Jika sudah lengkap, maka tinggal masukkan dokumen dalam loket administrasi.

Biaya Mengganti Status Warna Motor Di STNK

Menurut pihak Polda Metro Jaya, biaya yang perlu dikeluarkan untuk ganti warna motor di STNK tidak terlalu mahal. jika kamu mengurus surat pergantian status warna secara mandiri, maka akan dikenakan biaya sekitar Rp. 400 ribuan dengan biaya penerbitan STNK sebesar Rp. 100 ribu dan biaya penerbitan BPKB sebesar Rp. 225 ribu. Sedangkan jika menggunakan calo, maka biaya mengganti status warna tersebut bisa berkisar antara Rp. 500 ribu hingga Rp. 1 jutaan.

Namun perlu kamu ketahui jika pergantian warna pada kendaraan bermotor di bawah 80 persen, dimana hanya ditambahkan sedikit saja pada motor tanpa menghilangkan warna aslinya maka pemilik tidak perlu mengurus STNK dan BPKB untuk mengganti status warna kendaraan bermotor. Hal tersebut berlaku jika warna asli yang tertera pada STNK dan BPKB tetap ada di kendaraan. Dengan begitu motor tidak akan dipermasalahkan ketika ada razia.

Itulah prosedur yang harus dilakukan dan biaya yang perlu disiapkan saat ingin mengganti status warna kendaraan bermotor di STNK. Pasalnya akan sangat berbahaya saat ada razia polisi lalu lintas, kemudian diketahui bahwa warna yang tertera di STNK dan motor berbeda. Bisa bisa kamu harus membayar denda yang telah ditetapkan oleh kepolisian. Semoga informasi ini bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *